OBORBANGSA.COM, ACEH TIMUR – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, kembali hadir di Provinsi Aceh, Kamis (29/1), untuk memastikan percepatan pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Timur. Fokus utama kehadiran tersebut diarahkan pada penyediaan hunian sementara, pemulihan infrastruktur vital, serta fasilitas pendidikan bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi.
Murid Sekolah Dasar (SD) Blang Seunong yang yang terpaksa belajar di bawah tenda darurat menjadi sorotan dalam kunjungan kerja Kepala BNPB, Letjen TNI Dr. Suharyanto, di Aceh Timur, Kamis (29/1/2026).
Sekolah tersebut merupakan salah satu titik terparah yang dihantam banjir dan longsor, di mana lumpur tebal masih melumpuhkan ruang-ruang kelas.
Mendarat dengan helikopter di Lapangan Meunasah Tunong, Suharyanto langsung meninjau kondisi infrastruktur pendidikan yang rusak.
Kehadirannya bukan sekadar peninjauan, melainkan penegasan bahwa pemulihan sektor pendidikan menjadi prioritas utama pascabencana.
Di lokasi, Kepala BNPB membagikan seragam dan alat tulis kepada para siswa agar semangat belajar tetap terjaga meski dalam keterbatasan. Ia menegaskan bahwa komitmen pemerintah tidak berhenti di masa tanggap darurat saja.
“Kami memastikan negara hadir hingga proses rehabilitasi dan rekonstruksi selesai. Sektor pendidikan adalah fondasi masa depan, maka perbaikannya harus segera dilakukan,” tegas Suharyanto.
Selain pendidikan, perhatian juga diarahkan pada warga yang kehilangan tempat tinggal.
Secara langsung, penyerahan bantuan berupa, kunci Hunian Sementara (Huntara) diserahkan kepada warga Desa Pante Rambong.
Dana Tunggu Hunian (DTH) disalurkan untuk meringankan beban ekonomi warga selama masa transisi.
Senada dengan BNPB, Kepala Pos Wilayah Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh, Safrizal ZA, menjamin bahwa pembangunan kembali infrastruktur di Aceh Timur akan diawasi secara ketat.
Ia menekankan pentingnya standar “tepat mutu dan tepat sasaran” agar bangunan yang kembali didirikan lebih tangguh menghadapi potensi bencana di masa depan.
Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin, mengapresiasi gerak cepat pemerintah pusat melalui BNPB dan Kementerian PUPR.
Menurutnya, sinergi ini sangat krusial agar masyarakat tidak terlalu lama berada dalam ketidakpastian.
“Kami siap bersinergi agar pemulihan infrastruktur, khususnya sekolah dan permukiman warga, bisa segera tuntas,” ujar Zainal.
Setelah menuntaskan agenda di Pante Bidari, rombongan bertolak menuju Aceh Utara menggunakan helikopter untuk memantau titik terdampak lainnya di wilayah pesisir timur Aceh.













