OBORBANGSA.COM, ACEH – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto menyalurkan bantuan dana perbaikan 1.275 unit rumah korban banjir berlangsung secara serentak di halaman kantor Wali Kota Lhokseumawe, Jumat (13/2).
Penyerahan bantuan stimulan perbaikan rumah rusak akibat bencana hidrometeorologi Siklon Sinyar Tahap I itu, diserahkan secara simbolis oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto dan Wali Kota Lhokseumawe, Dr Sayuti Abubakar SH MH
Bantuan yang disalurkan merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang terdampak banjir dan cuaca ekstrem beberapa waktu lalu, yang menyebabkan ratusan rumah warga mengalami kerusakan, bahkan sebagian warga harus kehilangan tempat tinggalnya.
Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto mengatakan, bagi masyarakat terdampak bencana yang belum terdaftar pada tahap-1 penerimaan bantuan, masih bisa diajukan kembali pada tahap berikutnya.
“Dengan demikian, semua masyarakat terdampak akan mendapatkan bantuan tersebut,” sebutnya seraya meminta masyarakat untuk bersabar menunggu proses pengusulan selanjutnya.
Pelaksanaan perbaikan rumah akan didampingi oleh tim teknis yang dikoordinir oleh BPBD Kota Lhokseumawe, sehingga prosesnya berjalan sesuai petunjuk teknis dan ketentuan hukum yang berlaku.
“Dalam proses pencairannya, dana bantuan dibayarkan dalam dua tahap: tahap pertama sebesar 80%, dan sisanya 20% akan dicairkan pada tahap berikutnya” pungkasnya.
Bagi sebagian warga, bantuan ini bukan sekadar angka dalam nominal rupiah. Di balik lembaran buku tabungan yang diterima, tersimpan harapan untuk kembali membangun dinding yang roboh, mengganti atap yang diterbangkan angin, dan menghadirkan kembali ruang aman bagi keluarga.
Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap seluruh proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan lancar, sehingga masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan menata kembali kehidupan.
Sementara itu, Wali Kota Lhokseumawe, Dr Sayuti Abubakar SH MH. menyebutkan berdasarkan hasil review BNPB/APIP Pusat, dari total usulan 1.296 rumah rusak, sebanyak 1.275 rumah dinyatakan lolos verifikasi, dengan rincian 74 rumah rusak berat, 1.178 rumah rusak sedang, dan 23 rumah rusak ringan.
Pada tahap ini, bantuan diserahkan kepada penerima kategori rusak sedang dan rusak ringan, dengan besaran bantuan Rp30.000.000 untuk rusak sedang dan Rp15.000.000 untuk rusak ringan. Total nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp35,685 miliar.













