PM Netanyahu Pede dalam Operasi Militer Gabungan ke Iran Tewaskan Khamenei

Komplek kediaman pemimpin tertinggi Iran dihujani 30 bom

OBORBANGSA.COM, YERUSALEM – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tampak pede jika operasi militer gabungan bersama Amerika Serikat berhasil menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Hal itu diungkapkan Netanyahu dalam sebuah konferensi pers pada Sabtu 28 Februari 2026 waktu setempat.

“Ada banyak tanda bahwa Khamenei sudah tidak hidup lagi,” kata Netanyahu di depan media Israel.

Pernyataan Netanyahu ini yang membuat media-media di Israel santer mengabarkan tewasnya Ayatollah Ali Khamenei. Ditambah dengan telah beredarnya citra satelit yang memperlihatan ledakan di komplek kediaman Khamenei.

Namun hingga saat ini, kabar ini belum terkonfirmasi. Sebaliknya, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) sebelumnya mengklaim telah mengamankan Khamenei. Namun hingga saat ini posisinya masih dirahasiakan.

Komplek Kediaman Khamenei Dihujani 30 Bom

Begitu masifnya serangan yang ditujukan ke kediaman Khamenei juga menjadi alasan Netanyahu tampak yakin Khamenei tak terselamatkan. Demi mengincar seorang Khamenei, Pasukan Pertahanan Israel mengaku telah meluncurkan 30 serangan bom di komplek Khamenei, tulis Jaringan Channel 12 yang memang dikenal dekat dengan Netanyahu.

“Tiga puluh bom dijatuhkan di kompleks tersebut. Ali Khamenei berada di bawah tanah, tetapi mungkin tidak di bunkernya sendiri,” kata Amit Segal dari Channel 12.

Tak hanya Khamenei, Israel juga mengklaim serangan sporadis di beberapa wilayah Iran itu terutama di Teheran, juga telah diklaim menewaskan beberapa komandan Garda Revolusi dan juga para pejabat nuklir senior Iran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *