Ponpes Al-Bushaeriyyah Gelar Milad ke-4 dan Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW

Pondok Pesantren Al- Bushaeriyyah menggelar Milad ke-4 tahun sekaligus memperingati Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW.(dok).

OBORBANGSA.COM, JAKARTA – Pondok Pesantren Al-Bushaeriyyah menggelar Milad ke-4 tahun sekaligus memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini berlangsung di Majelis Pondok Pesantren Al- Bushaeriyyah Jalan Gang Burung RT 08 RW 02, Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat pada Jumat (30/1/2026) malam.

Acara diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa bersama, serta dilanjutkan dengan ceramah oleh Drs.KH Abdurrahman Shoheh (Ketua MUI Jakarta Barat). Momen istimewa ini juga ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan empat tahun Ponpes Al- Bushaeriyyah.

“Alhamdulillah pada hari ini, Pondok Pesantren Al-Bushaeriyyah berusia 4 tahun, sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT, kami menggelar sejumlah kegiatan bernuansa Islami dan memberika sertifikat penghargaan bagi santri berprestasi,” kata Pimpinan Ponpes Al- Bushaeriyyah, KH Dede Nurdiansyah saat dilokasi.

Ia mengucapkan rasa syukur lantaran diusianya ke-4 tahun Ponpes ini mampu menjalankan misi sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam dan mencetak generasi penerus yang terampil dan berakhlak mulia.

“Kita juga memberikan sertifikat penghargaan kepada santri berprestasi yang telah menyelesaikan hafalan kitab Jurumia, Imrity, Yaqulu. Semoga mereka menjadi generasi berilmu, beradab, dan
bertakwa,” ujarnya.

Acara Milad ke-4 Al- Bushaeriyyah merupakan peringatan hari berdirinya ponpes tersebut, kemudian pada peringatan Isra Miraj merupakan syiar Islam mengenang perjalanan Nabi Besar Muhammad SAW.

Sementara Pengurus Ponpes Al-Bushaeriyyah, Ustadz Karno Arwa Dinata menceritakan pada tahun 2013 silam, pesantren ini awalnya merupakan pengajian majelis taklim untuk masyarakat sekitar dan jamaah yang berasal dari Banten, Kerawang, dan Jawa Tengah.

Bahkan menurutnya, pada saat itu banyak tikus berkeliaran di majelis tersebut.

“Pada tahun 2021, ada salah satu ketua RW bernama Pang Jimmy memberikan bantuan berupa hebel untuk penambahan lantai tiga dan dinding,” ungkap pria yang kerap disapa ustadz Ano.

Kemudian pada tahun 2022 ponpes Al-Bushaeriyyah berdiri, hingga jelang tahun ini digelar acara syukuran dalam rangka Milad ke-4 dan dirangkaikan peringatan Isra Miraj.

Ponpes Al-Bushaeriyyah berbeda dari kebanyakan ponpes lainnya. Salah satunya lokasinya yang berada di tengah-tengah kawasan hiburan malam.

Diketahui, ponpes tersebut tepat berada dikawasan padat penduduk. Kemudian jelang malam hari terdengar hingar bingar suara musik klub malam.

Konon kabarnya kawasan itu merupakan kampung tuak yang menjadi tempat kumpulnya para pemabuk menikmati pesta minuman keras (miras).

“Disini gak aneh kalau tiap malem sambil ngaji terdengar suara musik house atau orang-orang sedang karaoke, tetapi hal itu sudah biasa,” tutur ustadz Ano.

Sehingga hal ini tidak menyurutkan niat para santri untuk menuntut ilmu agama di ponpes tersebut.

“Alhamdulillah, partisipasi jama’ah pada tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Acara ini berlangsung meriah dan khidmat turut dihadiri 200 jamaah dan tamu undangan lainnya. (Ivan)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *