OBORBANGSA.COM,JAKARTA– Tim Nasional Inggris sukses mengamankan predikat juara ketiga Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Prancis lewat drama hujan 10 gol yang berakhir dengan skor ketat 6-4. Pertandingan penuh tensi ini berlangsung di Stadion Hard Rock, Miami, Amerika Serikat, pada Minggu (19/7) dini hari WIB.
Kemenangan ini menjadi catatan bersejarah bagi The Three Lions. Ini adalah kali pertama bagi Inggris sukses memenangi laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia setelah dalam dua kesempatan sebelumnya selalu gagal, yakni pada edisi 1990 dan 2018.
Di kubu seberang, meski gagal membawa pulang medali perunggu, Les Bleus berhasil menempatkan Kylian Mbappe sebagai calon kuat peraih Golden Boot (Sepatu Emas) turnamen. Selain itu, gelandang Prancis Michael Olise juga mencetak sejarah baru dengan memecahkan rekor legenda Brasil, Pele, sebagai pemberi umpan gol (assist) terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia lewat koleksi tujuh assist.
Pasukan The Three Lions langsung menyengat saat laga baru berjalan tiga menit. Declan Rice sukses merebut bola di lini tengah, menggiringnya ke depan kotak penalti, lalu melepaskan sepakan keras ke sudut kanan gawang Mike Maignan. Inggris memimpin 1-0.
Prancis mencoba membalas pada menit ke-9 lewat Rayan Cherki, namun tendangan kaki kirinya dimentahkan kiper Dean Henderson. Dua menit berselang, gol Bukayo Saka sempat dianulir wasit karena terjebak posisi offside.
Inggris baru benar-benar menggandakan keunggulan pada menit ke-18. Memaksimalkan situasi sepak pojok, Ezri Konsa memenangi duel udara kontra Adrien Rabiot untuk menyundul bola masuk ke gawang. Skor berubah 2-0.
Kylian Mbappe sempat mengancam lewat tusukan dari sisi kiri pada menit ke-33, tetapi Henderson tampil sigap menghalau bola. Asyik menyerang, lini belakang Prancis justru kecolongan pada menit ke-37 lewat skema serangan balik cepat Marcus Rashford dan Bukayo Saka. Setelah dua kali diblok, Rashford menyodorkan bola muntah ke Saka yang langsung menceploskannya ke gawang kosong.
Saka kembali menjadi momok setelah mencetak gol keduanya (brace) tepat sebelum turun minum memanfaatkan umpan terobosan. Inggris menutup paruh pertama dengan keunggulan mutlak 4-0.(ant)













