KKM Kelompok 56 Universitas Primagraha Kunjungi Budidaya Jamur Tiram sebagai Potensi Ekonomi Lokal

OBORBANGSA.COM, KOTA SERANG – Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 56 Cimuncang Universitas Primagraha Kota Serang melaksanakan kunjungan ke salah satu lokasi budidaya jamur tiram yang berada di wilayah RT 03/RW 19, Cimuncang Cilik, Kelurahan Cimuncang, Kecamatan Serang, Kota Serang, Rabu 8 Juli 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengenal lebih dekat potensi ekonomi lokal sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dengan masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan tersebut, para mahasiswa melihat langsung proses budidaya jamur tiram, mulai dari tahap persiapan media tanam (baglog), proses pembibitan, perawatan, hingga tahap pemanenan.

Pemilik usaha, Aan Ahlan, turut membagikan pengalaman terkait teknik budidaya, kendala yang dihadapi selama proses produksi, serta strategi pemasaran agar produk mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Menurut Aan Ahlan, budidaya jamur tiram merupakan salah satu usaha yang memiliki peluang ekonomi menjanjikan. “Budidaya jamur ini menjadi penghasilan yang sangat menjanjikan, dengan penghasilan mencapai jutaan rupiah.

Selain itu, usaha ini juga mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Pangsa pasarnya pun sudah merambat hingga ke luar Kota Serang.

Meskipun terlihat mudah, proses pembibitan dan pemeliharaan harus dilakukan dengan penuh kesabaran karena membutuhkan waktu yang cukup lama hingga jamur berhasil dipanen,” ujarnya.

Salah seorang peserta KKM Kelompok 56 Cimuncang Universitas Primagraha Kota Serang, Naila Bela Hapsari menjelaskan melalui kunjungan ini, mahasiswa memperoleh wawasan baru mengenai peluang pengembangan usaha berbasis pertanian yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Menurutnya, budidaya jamur tiram dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan pendapatan masyarakat karena permintaan pasar yang relatif stabil serta dapat dikembangkan dengan memanfaatkan lahan yang terbatas.

“Selain mempelajari aspek teknis budidaya, kami juga melakukan diskusi mengenai pengelolaan usaha, strategi pemasaran, serta peluang pengembangan produk olahan berbahan dasar jamur tiram,” jelas Naila.

Dijelaskannya lebih lanjut, kegiatan tersebut menjadi sarana bertukar pengetahuan antara mahasiswa dan pelaku usaha dalam upaya meningkatkan nilai tambah serta daya saing usaha mikro di lingkungan masyarakat.

Kunjungan ini, kata Naila tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga diharapkan dapat membuka peluang kerja sama dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal.

“Mahasiswa KKM Kelompok 56 Universitas Primagraha berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program yang memberikan manfaat nyata selama pelaksanaan KKM di Kelurahan Cimuncang,” bebernya.

Dengan adanya kegiatan ini, ia berharap semakin banyak masyarakat, terutama generasi muda, yang tertarik untuk mengembangkan budidaya jamur tiram sebagai salah satu peluang kewirausahaan yang menjanjikan.

Kegiatan tersebut, sambung Naila menjadi bukti bahwa program KKM tidak hanya berfokus pada pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran yang mampu menciptakan sinergi positif antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendukung pembangunan serta pemberdayaan ekonomi lokal.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *