OBORBANGSA.COM, ACEH TIMUR – Gelombang dukungan untuk Dek Pan, korban dugaan penganiayaan di Idi Tunong, Aceh Timur, kembali bergema. Sejumlah massa dijadwalkan menggelar aksi damai di depan Pengadilan Negeri (PN) Idi pada Kamis (20/8/2026) pagi.
Aksi yang rencananya dimulai pukul 08.00 WIB itu membawa satu tuntutan utama: pelaku segera ditahan dan dihukum berat.
Koordinator Lapangan aksi, Ronny H, menegaskan massa datang bukan untuk mengintervensi proses peradilan, melainkan menyuarakan rasa keadilan bagi korban dan meminta perkara tersebut diproses secara serius sesuai ketentuan hukum.
«“ Kami minta hakim hukum berat pelaku! Segera tahan pelaku penganiayaan!” tegas Ronny dalam keterangannya, Selasa (18/8/2026).»
Menurut Ronny, pihaknya telah mengawal kasus tersebut sejak awal. Mulai dari pelaporan ke Polres Aceh Timur, melakukan aksi di Kejaksaan, mendampingi Dek Pan, hingga memantau jalannya persidangan di PN Idi.
Kini, perhatian massa tertuju pada proses persidangan dan keputusan yang akan diambil terhadap perkara tersebut.
“Jangan Diam! Keadilan untuk Dek Pan, Keadilan untuk Kita Semua!” menjadi salah satu seruan yang akan dibawa dalam aksi.
Ronny juga mengajak masyarakat dan para netizen untuk ikut menyuarakan dukungan terhadap korban.
“Jadi jangan salahkan kami bila masyarakat tidak datang untuk bergabung, dan pelaku penganiaya Dek Pan tidak ditahan oleh pengadilan,” ujarnya.
Ia menegaskan perjuangan tersebut dilakukan agar korban tidak merasa sendirian dalam menghadapi proses hukum.
“Yang penting kami sudah upayakan sekuat tenaga dan dengan segala cara agar Dek Pan mendapat keadilan,” lanjutnya.
Suara Massa Mengarah ke PN Idi
Aksi tersebut mengusung dua tagline yang menjadi seruan utama massa, yakni “Suara Kita, Keadilan Mereka!” dan “Jangan Diam! Keadilan untuk Dek Pan, Keadilan untuk Kita Semua!”
Massa berharap aksi berlangsung tertib dan damai serta menjadi bentuk kepedulian publik terhadap penanganan perkara dugaan penganiayaan tersebut.
Penanggung jawab aksi adalah Irfan Hutagalung, SH, sementara koordinasi lapangan dipercayakan kepada Ronny H.
Besok, mata publik akan tertuju ke PN Idi. Akankah tuntutan massa untuk penahanan dan hukuman berat terhadap pelaku mendapatkan respons dari Majelis Hakim?. (Mega)













