OBORBANGSA.COM, JAKARTA — Upaya peningkatan kualitas kesehatan lingkungan terus diperkuat melalui program intervensi berbasis Teknologi Tepat Guna (TTG) sanitasi yang merupakan bagian dari dukungan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di wilayah RW 02, Kelurahan Kedoya Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Senin (4/5/2026).
Program tersebut diwujudkan melalui pembangunan sarana jamban sehat/septic tank serta fasilitas cuci tangan pakai sabun bagi warga yang belum memiliki akses sanitasi layak. Sebagai langkah awal, rapat koordinasi pembentukan tim pelaksana digelar di Kantor Kelurahan Kedoya Utara dan menetapkan Ketua RW 02, Aris Munandar, sebagai ketua tim, dengan pengawasan dari tim Charles Honoris (Theo).
Kegiatan ini dihadiri oleh dr. Dian Armaini dari Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Barat, Camat Kebon Jeruk Agus Mulyadi, Lurah Kedoya Utara Febri Ariansyah, Ketua RW 02 Aris Munandar beserta jajaran, Kepala Puskesmas Kedoya dr. Eva Khadijah, serta dr. Emah dari Puskesmas Kebon Jeruk.
Dalam sambutannya, Camat Kebon Jeruk Agus Mulyadi menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mewujudkan lingkungan sehat.
“ Kolaborasi ini harus terus diperkuat. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Kami berkomitmen mendorong program berbasis pemberdayaan, khususnya penyediaan septic tank bagi warga yang belum memiliki sanitasi layak di RW 02 Kedoya Utara,” ujarnya.
Program intervensi ini difokuskan pada penyediaan sarana sanitasi layak, seperti pembangunan jamban sehat, pemasangan septic tank kedap air, serta pengolahan air sederhana guna menekan risiko penyakit berbasis lingkungan.
Keberadaan 15 unit septic tank tersebut diharapkan mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap sanitasi yang aman sekaligus mengurangi potensi pencemaran lingkungan di kawasan permukiman padat.
Tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, program ini juga mengedepankan pemberdayaan masyarakat melalui skema padat karya. Warga dilibatkan secara aktif dalam proses pembangunan, sehingga selain meningkatkan kesadaran akan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, kegiatan ini juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat setempat.
Secara nasional, peningkatan akses sanitasi layak menjadi bagian penting dalam agenda pembangunan kesehatan, termasuk mendukung penurunan angka stunting serta penyakit berbasis lingkungan seperti diare yang masih menjadi tantangan di berbagai wilayah.
Melalui pendekatan terpadu antara teknologi tepat guna, partisipasi masyarakat, serta dukungan pembiayaan padat karya, program ini diharapkan mampu mempercepat pencapaian target nasional sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan di tingkat lokal.
Program ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan layak huni, khususnya di Kelurahan Kedoya Utara. (Mega)













