Kak Herman dan Kayuhan Pengabdian yang Tak Pernah Berhenti

Oleh: Suli Rosadi – Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Tangerang

OBORBANGSA.COM, KOTA TANGERANG – Bagi banyak anggota Pramuka di Banten, Kak Herman adalah sosok yang identik dengan sepeda dan pengabdian. Dengan sepeda tuanya, beliau menghadiri berbagai kegiatan Pramuka tanpa mengenal lelah.

Dari perkemahan tingkat gugus depan hingga kegiatan besar di tingkat cabang dan daerah, kehadirannya selalu menjadi bagian dari semangat persaudaraan Pramuka.

Pada 6 Juni 2026, duka menyelimuti keluarga besar Gerakan Pramuka. Dalam perjalanan yang telah menjadi bagian dari kehidupannya, Kak Herman mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Serang Kikometer 10, Bitung Jaya, Cikupa, Kabupaten Tangerang. Akibat cedera kepala berat yang dialaminya, beliau berpulang di tempat kejadian.

Kepergian Kak Herman bukan hanya kehilangan seorang anggota Pramuka, tetapi kehilangan sosok teladan yang selama bertahun-tahun menunjukkan arti pengabdian tanpa pamrih.

Beliau mengajarkan bahwa mencintai Pramuka tidak selalu melalui jabatan atau kata-kata, melainkan melalui kehadiran, kepedulian, dan ketulusan untuk terus berkarya bagi generasi muda.

Selamat jalan, Kak Herman. Kayuhan sepedamu mungkin telah berhenti, tetapi semangat pengabdianmu akan terus hidup dalam hati keluarga besar Gerakan Pramuka.

Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan khilafmu, menerima seluruh amal baktimu, serta menempatkanmu di tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin Yaa Rabbal ‘Aalamiin.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *